Panduan Lengkap Membersihkan Cache di Windows dan MacBook

 


Cache adalah tempat penyimpanan data sementara yang super cepat. Tujuan utamanya adalah efisiensi waktu dan pengurangan latensi. Cache bekerja dengan prinsip Locality of Reference: sistem berasumsi bahwa data yang baru saja diakses kemungkinan besar akan diakses lagi dalam waktu dekat.


Seberapa Sering Harus Dilakukan?

Membersihkan cache bukanlah kegiatan yang harus dilakukan setiap hari. Terlalu sering menghapus cache justru akan membuat komputer bekerja dua kali lipat untuk mengunduh ulang data yang diperlukan.


Cache di bersihkan ketika:

    • Ruang penyimpanan (Storage) hampir penuh (indikator merah).

    • Aplikasi sering mengalami crash atau force close.

    • Selesai melakukan update besar pada sistem operasi.

Dengan manajemen cache yang baik, performa perangkat Anda akan tetap terjaga dan umur hardware pun bisa lebih panjang.


Cara Membersihkan Cache Pada Windows

Windows memiliki kecenderungan menyimpan temporary files di berbagai sudut sistem. Berikut 3 metode paling efektif untuk membersihkannya:

1. Disk Cleanup (Metode Bawaan Paling Aman)
    Fitur legendaris ini adalah cara teraman karena Windows yang menyeleksi file mana yang sudah tidak dibutuhkan sistem.

    • Langkah 1: Tekan tombol Start, ketik Disk Cleanup, lalu tekan Enter.
    • Langkah 2: Pilih drive sistem (biasanya C:), klik OK.
    • Langkah 3: Centang opsi yang memakan memori besar, biasanya:
            Temporary Internet Files

            Thumbnails

            Recycle Bin

            Temporary files

    • Langkah 4: Klik OK > Delete Files.

2. Membersihkan Folder Temp (Pembersihan Mendalam)
    Folder %temp% adalah "gudang" penyimpanan sementara aplikasi yang sedang berjalan.
    • Langkah 1: Tekan kombinasi tombol Windows + R di keyboard.
    • Langkah 2: Ketik %temp% (tanpa spasi) lalu tekan Enter.
    • Langkah 3: Tekan Ctrl + A untuk memilih semua file.
    • Langkah 4: Tekan Shift + Delete untuk menghapus permanen.
Catatan Penting: Jika muncul peringatan "Folder in use", centang "Do this for all current items" lalu klik Skip. File yang di-skip berarti sedang dipakai oleh sistem saat ini.

3. Menggunakan Storage Sense (Fitur Modern)
    Pada Windows 10 dan 11, ada fitur ini sudah ada otomatis.

    • Masuk ke Settings > System > Storage.
    • Aktifkan Storage Sense. Fitur ini akan otomatis menghapus file sampah ketika ruang penyimpanan mulai penuh.


Cara Membersihkan Cache di MacBook (macOS)

    macOS dikenal memiliki manajemen memori yang lebih efisien daripada Windows, namun cache aplikasi (terutama aplikasi desain dan editing) tetap bisa menumpuk.

1. Melalui Finder (Pembersihan Manual)
    Ini adalah cara paling ampuh untuk menghapus cache aplikasi yang sudah di-uninstall atau menumpuk.

    • Langkah 1: Buka Finder.
    • Langkah 2: Di menu bar atas, pilih Go > Go to Folder... (atau tekan Shift + Cmd + G).
    • Langkah 3: Ketik ~/Library/Caches dan tekan Enter.
    • Langkah 4: Anda akan melihat banyak folder dengan nama aplikasi.
Tips Aman: Masuk ke folder aplikasi yang ingin dibersihkan, lalu hapus isi file-nya, jangan hapus folder induknya sembarangan jika Anda ragu.

    • Langkah 5: Jangan lupa kosongkan Trash (Bin) setelah menghapus file.

2. Shortcut Browser (Safari/Chrome di Mac)
    Browser seringkali menjadi penyumbang cache terbesar.

    • Tekan Cmd + Option + E (khusus Safari) untuk mengosongkan cache secara instan.
    • Untuk Chrome: Tekan Cmd + Shift + Delete, pilih Cached images and files, lalu Clear Data.